Pertahankan Pengelolaan Lingkungan
Berkelanjutan,WHW Optimis Capai Produksi 1 Juta Ton Alumina

KETAPANG— PT Well Harvest Winning (WHW) berhasil meningkatkan kapasitas produksi setiap triwulan guna mempertahankan target produksi 1 juta ton bauksit menjadi Smelter Grade Alumina (SGA) per tahun.Peningkatan produksi mulai dari Triwulan 1 - 2019 sebanyak 252.728 ton, Triwulan II - 2019 sebanyak 263.743 ton, dan Triwulan III - 2019 menjadi 264.938 ton.Dijelaskan oleh Head of Corporate Communication PT WHW, Suhandi Basri, peningkatan produksi sejalan dengan kegiatan pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh perseroan dengan hasil kinerja baik, efektif dan berkelanjutan.

Keberadaan PT WHW, tulis siaran per situ, menjadi strategis untuk mendukung dan menjadi wujud nyata konsep penghiliran yang dicanangkan Pemerintah Indonesia yang tercantum dalam UU No. 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yakni dengan adanya proses pengolahan dan pemurnian bijih mineral di dalam negeri akan memberikan nilai tambah yang lebih bagi setiap mineral. Selain itu, kepastian pengolahan dan pemurnian dalam negeri, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan pendapatan negara akan terjaga.

Dampak penghiliran minerba tidak hanya mendatangkan pemasukan bagi negara, tetapi juga memberi kepastian dan dampak nyata dalam menyejahterakan dan memberdayakan putra dan putri Kalimantan Barat.
PT WHW yang membangun smelter di Dusun Sungai Tengar, Desa Mekar Utama, Kec. Kendawangan, Kab. Ketapang, Kalimantan Barat, hingga Agustus 2019 memberdayakan putra dan putri Kalimantan Barat lebih dari 2.200 orang dari total karyawan 2.286 orang.

“Dengan demikian, maka penyerapan tenaga kerja lokal Kalimantan Barat jumlahnya lebih dari 95 persen dari total karyawan yang ada di WHW.”
PT Well Harvest Winning merupakan merupakan kilang SGA pertama di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas 1 juta ton alumina per tahun.
Guna menunjang operasional pabrik, perusahaan itu juga memiliki sejumlah fasilitas penunjang berupa pembangkit listrik tenaga uap, terminal khusus kegiatan bongkar muat berstandar internasional, dan komplek hunian karyawan berkapasitas ribuan orang.

Sumber:pontianak.tribunnews.com